Skip to main content

Posts

Dukun Asmat, Tragedi Misi Kemanusiaan Indonesia

Ini adalah judul buku yang mencatat mengenai berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat Asmat. Buku ini juga mencatat, perilaku hidup sehat yang sangat rendah serta pandangan masyarakat tentang sakit akibat penyakit yang kerap dikaitkan dengan budaya. Itu menjadi tantangan pembangunan kesehatan di Kabupaten Asmat.

DUKUN Asmat, Tragedi Misi Kemanusiaan Indonesia. merupakan buku pertama yang khusus mengenai kondisi kesehatan di Kabupaten Asmat yang ditulis oleh seorang wartawan freelance, bernama Willem Bobi. Dalam kurun kurang dari empat tahun ia pernah menjadi kontributor berita di Tabloid Suara Perempuan Papua, yang kadang dikirimnya dari Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiayai, Nabire dan Asmat.

Selain itu, dia juga menjadi freelance di beberapa media massa di Mimika, Nabire dan Jayapura, seperti surat kabar Jubi cetak dan online serta Papua Post Nabire. Berita-berita yang lebih dominan ditulis Willem Bobi, adalah persoalan kesehatan, pendidikan, perempuan, lingkungan …
Recent posts

Perjalanan Seratus Hari Terakhir

Setelah dilantik menjadi Bupati, Er Dabi memulai agenda Seratus Hari Kerja pertamanya dengan melakukan perjalanan dari distrik ke distrik untuk menjaring aspirasi masyarakat guna memulai pembangunan periode kedua kepemimpinannya di Yalimo. Ternyata, perjalanan menemui masyarakatnya ini merupakan yang terakhir sebelum dipanggil Tuhan. 

AGENDA pertama yang dikerjakan Er Dabi setelah dilantik jadi Bupati Yalimo pada keesokkan harinya, Sabtu 16 Juli 2016 adalah meletakkan batu pertama pembangunan gedung Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Bakal Klasis Yalimo Utara Jemaat Filial Holik Pisilek Distrik Elelim.

Peletakkan pembangunan gedung gereja itu didampingi Wakil Bupati Yalimo, Lakius Peyon, Ketua DPRD Nahor Yare dan beberapa anggota Dewan serta kepala satuan kerja perangkat daerah. Masyarakat Yalimo Utara hadir meramaikan acara itu.

Peletakkan batu pertama pembangunan gedung gereja itu menjadi agenda pertama pasangan bupati dan wakil bupati Yalimo periode 2016 – 2021 karena di lokasi i…

Bupati Resmikan Kantor Kampung

DALAM kesempatan kunjungan 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Yalimo, Er Dabi dan Lakius Peyon ke Distrik Benawa, tidak hanya melakukan tatap muka dan mendengar aspirasi masyarakat, tetapi juga melakukan beberapa agenda yang telah disiapkan oleh masyarakat. Dua diantaranya, meninjau lokasi pembangunan dermaga Sungai Mamberamo di Kampung Naira dan peresmian beberapa kantor kepala kampung yang telah dibangun oleh masyarakat di Distrik Benawa. Kunjungan kerja ke Distrik Benawa itu merupakan yang pertama setelah Er Dabi dan Lakius Peyon dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Yalimo periode 2016 – 2021 oleh Gubernur Papua Lukas Enembe pada Jumat, 15 Juli 2016 lalu di Elelim. Kunjungan itu dilakukan dalam kerangka Program 100 Hari Kerja mereka memimpin kabupaten itu. Distrik Benawa memiliki 37 kampung, tapi tidak semua kampung itu memiliki kantor. Sehingga pada Tahun Anggaran 2016 sebagian kampung menggunakan dana kampung untuk membangun kantor kepala kampung. Jarak antarkampung …

Ternyata WTP itu Bisa Di Beli?

Pemberian opini wajar tanpa pengecualian oleh auditor Badan Pemeriksa Keuangan RI, bukan lagi menjadi ajang penilaian kinerja pengelolaan keuangan daerah, tapi juga sebagai peluang bisa dibarter dengan rupiah.

PALING tidak dalam kurun kurang dari 10 tahun terakhir ini, para auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pusat maupun di daerah ‘paling rajin’ memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada para pemerintah daerah khusus di Papua yang dinilai berprestasi dalam mengelola keuangan pemerintahan dengan baik. 

Ada kabupaten yang sudah terima opini WTP empat kali berturut dan ada yang baru menerima wajar dengan banyak catatan. Bagi yang menerima, itu senang. Sebab, itu menjadi tolak ukur keberhasilan pelaksanaan pembangunan daerah, karena dana bisa habis terkelola dengan baik dan mencapai sasaran. Tak peduli apakah auditor itu menilai secara obyektif atau tidak?

Namun Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap tangan tiga Auditor Keuangan Negara (AKN) III Badan Pemeriksa Keuangan…

MATHIUS MENANG

Mahkamah Konstitusi RI menolak gugatan tiga pasangan calon dan menetapkan Mathius dan Giri menjadi Bupati dan Wakil Bupati Jayapura. Gugatan ditolak karena selisih perolehan suara sangat jauh dengan yang diperoleh pasangan calon nomor urut dua. 

BERAKHIR sudah drama ini! Hasil pemilihan bupati dan wakil bupati Jayapura yang tidak jelas selama sembilan bulan delapan hari, akhirnya bisa diketahui masyarakat Kabupaten Jayapura setelah Mahkamah Konstitusi RI menolak gugatan tiga pasangan calon dan menetapkan pasangan nomor urut dua: Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro yang telah memenangkan dua kali Pemilu, yaitu pada 15 Februari dan 23 Agustus 2017.

Pemilihan kepala daerah kedua di Kabupaten Jayapura dilaksanakan pada Rabu 23 Agustus 2017 di 261 tempat pemungutan suara di 19 distrik. Dan pleno rekapitulasi perolehan suara dilaksanakan selama dua hari: 6 – 7 September. Pleno berjalan alot karena terjadi perdebatan-perdebatan panjang antara tim pasangan calon bupati nomor urut satu, tiga…

Mathius - Giri Unggul dalam PSU

Pasangan calon nomor urut dua: Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro mengungguli perolehan suara dalam pemungutan suara ulang di Kabupaten Jayapura, pada 23 Agustus lalu. Pasangan ini mendominasi perolehan suara di 261 TPS yang tersebar di 19 distrik. 

PEMILIHAN kepala daerah serentak pada Rabu, 15 Februari 2017 di Kabupaten Jayapura telah berjalan lancar dan aman. Sebanyak 132.094 orang yang telah memberikan hak suaranya di 348 tempat pemungutan suara yang tersebar di 19 distrik juga sudah perkirakan siapa yang bakal menang untuk memimpin Kabupaten Jayapura periode 2017 – 2022 mendatang.