Skip to main content

MATHIUS MENANG

Mahkamah Konstitusi RI menolak gugatan tiga pasangan calon dan menetapkan Mathius dan Giri menjadi Bupati dan Wakil Bupati Jayapura. Gugatan ditolak karena selisih perolehan suara sangat jauh dengan yang diperoleh pasangan calon nomor urut dua. 

BERAKHIR sudah drama ini! Hasil pemilihan bupati dan wakil bupati Jayapura yang tidak jelas selama sembilan bulan delapan hari, akhirnya bisa diketahui masyarakat Kabupaten Jayapura setelah Mahkamah Konstitusi RI menolak gugatan tiga pasangan calon dan menetapkan pasangan nomor urut dua: Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro yang telah memenangkan dua kali Pemilu, yaitu pada 15 Februari dan 23 Agustus 2017.

Pemilihan kepala daerah kedua di Kabupaten Jayapura dilaksanakan pada Rabu 23 Agustus 2017 di 261 tempat pemungutan suara di 19 distrik. Dan pleno rekapitulasi perolehan suara dilaksanakan selama dua hari: 6 – 7 September. Pleno berjalan alot karena terjadi perdebatan-perdebatan panjang antara tim pasangan calon bupati nomor urut satu, tiga dan lima. Mereka mempersoalkan secara berulang-ulang mengenai tahapan Pilkada yang telah dilalui maupun berbagai pelanggaran yang terjadi selama pelaksanaan pemilihan kepala daerah.

Hasil pleno PSU 23 Agustus ditetapkan KPUD Provinsi Papua, selaku KPUD Kabupaten Jayapura pada Kamis 7 September pukul 21.56 malam. Tapi tiga saksi pasangan calon bupati: Yanni, Godlief Ohee dan Jansen Monim tidak menandatangani berita acara pleno. Hanya KPUD Papua, Bawaslu provinsi, saksi pasangan calon nomor urut dua, Mathius dan Giri serta saksi pasangan calon nomor urut empat: Siska Yoku dan Marselino Waromi yang menandatangani berita acara pleno rekapitulasi perolehan suara.



Tiga pasangan calon itu kemudian melaporkan ke Mahkamah Konstitusi RI di Jakarta, pada 11 September. Nomor perkara mereka yang terdaftar di MK RI berbeda, yaitu perkara pasangan calon Jansen Monim dan Abdul Rahman Sulaiman Nomor: 58/PHP.BUP-XV/2017. Perkara pasangan calon Godlief Ohee dan Frans Gina Nomor: 59/PHP.BUP-XV/2017, serta perkara pasangan calon Yanni dan Zadrak Afasedanya, Nomor: 60/PHP.BUP-XV/2017.

Ketiganya menggugat KPUD Provinsi Papua selaku pelaksana PSU, yang dalam sidang MK duduk sebagai tergugat, serta pasangan calon nomor urut dua: Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro hadir sebagai pihak terkait. Masing-masing pihak didampingi kuasa hukumnya.

Sidang perselisihan hasil pemilihan bupati Jayapura 2017 digelar tiga kali di MK RI, yaitu pada 25 dan 27 September serta sidang putusan MK pada Senin, 23 Oktober.

Ada empat hal yang diminta tiga pasangan calon untuk dikabulkan Mahkamah Konstitusi RI dalam sidang gugatan mereka, yaitu: 1) Membatalkan Putusan KPUD Kabupaten Jayapura Nomor 71/Kpts-Kab.Jpr/030.434090/2017 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan Suara PSU Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jayapura 2017, pada 7 September, yang diumumkan Kamis, 7 September, pukul 21.56 malam.

Kedua: menyatakan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jayapura Nomor Urut Dua atas nama Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro, dikenai sanksi pembatalan sebagai peserta Pilkada Kabupaten Jayapura dan menyatakan diskualifikasi sebagai pasangan calon dalam mengikuti Pilkada Kabupaten Jayapura 2017.

Ketiga: memerintahkan KPU melaksanakan pemungutan suara ulang pada 348 TPS di 19 distrik tanpa menyertakan Pasangan Nomor Urut Dua atas nama Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Jayapura 2017.

Keempat: memerintahkan KPU melaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Jayapura secara serentak pada 2018. Serta memerintahkan KPUD Kabupaten Jayapura untuk melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi.

Jumlah penduduk Kabupaten Jayapura menurut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, pada 2016 sebanyak 238.744 jiwa, dengan jumlah pemilih tetap berjumlah 132.094 pemilih. Dan hanya 58.231 pemilih yang memberikan suaranya secara sah kepada lima pasangan calon bupati Jayapura periode 2017 – 2022.

Sehingga menurut ketentuan secara normatif ambang batas selirih perolehan suara adalah maksimal dua persen. Sementara selisih perolehan suara tiga pasangan calon sebagai pemohon dengan perolehan suara terbanyak pasangan calon nomor urut dua Mathius Awoitauw dan  Giri Wijayantoro sebagai pihak terkait lebih dari dua persen. (baca tabel).

Namun semua permohonan pemohon ditolak Majelis Mahkamah Konstitusi RI pada Senin 23 Oktober menolak gugatan para pemohon.

Kuasa Hukum Mathius dan Giri, Anton Raharusun menilai putusan MK sudah sangat obyektif dan membuktikan bahwa MK mengedepankan keadilan substansif dalam pertimbangan hukumnya. 

Sidang perselisihan hasil pemilihan bupati Jayapura di Mahkamah Konstitusi dipimpin Arief Hidayat, bersama enam anggota: Anwar Usman, Aswanto, Wahiduddin Adams, Saldi Isra, Manahan MP. Sitompul, Maria Farida Indrati, dengan Panitera Pengganti MK, Suhartoyo.



paskalis keagop

Comments

Popular posts from this blog

Perjalanan Seratus Hari Terakhir

Setelah dilantik menjadi Bupati, Er Dabi memulai agenda Seratus Hari Kerja pertamanya dengan melakukan perjalanan dari distrik ke distrik untuk menjaring aspirasi masyarakat guna memulai pembangunan periode kedua kepemimpinannya di Yalimo. Ternyata, perjalanan menemui masyarakatnya ini merupakan yang terakhir sebelum dipanggil Tuhan. 

AGENDA pertama yang dikerjakan Er Dabi setelah dilantik jadi Bupati Yalimo pada keesokkan harinya, Sabtu 16 Juli 2016 adalah meletakkan batu pertama pembangunan gedung Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Bakal Klasis Yalimo Utara Jemaat Filial Holik Pisilek Distrik Elelim.

Peletakkan pembangunan gedung gereja itu didampingi Wakil Bupati Yalimo, Lakius Peyon, Ketua DPRD Nahor Yare dan beberapa anggota Dewan serta kepala satuan kerja perangkat daerah. Masyarakat Yalimo Utara hadir meramaikan acara itu.

Peletakkan batu pertama pembangunan gedung gereja itu menjadi agenda pertama pasangan bupati dan wakil bupati Yalimo periode 2016 – 2021 karena di lokasi i…

Dukun Asmat, Tragedi Misi Kemanusiaan Indonesia

Ini adalah judul buku yang mencatat mengenai berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat Asmat. Buku ini juga mencatat, perilaku hidup sehat yang sangat rendah serta pandangan masyarakat tentang sakit akibat penyakit yang kerap dikaitkan dengan budaya. Itu menjadi tantangan pembangunan kesehatan di Kabupaten Asmat.

DUKUN Asmat, Tragedi Misi Kemanusiaan Indonesia. merupakan buku pertama yang khusus mengenai kondisi kesehatan di Kabupaten Asmat yang ditulis oleh seorang wartawan freelance, bernama Willem Bobi. Dalam kurun kurang dari empat tahun ia pernah menjadi kontributor berita di Tabloid Suara Perempuan Papua, yang kadang dikirimnya dari Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiayai, Nabire dan Asmat.

Selain itu, dia juga menjadi freelance di beberapa media massa di Mimika, Nabire dan Jayapura, seperti surat kabar Jubi cetak dan online serta Papua Post Nabire. Berita-berita yang lebih dominan ditulis Willem Bobi, adalah persoalan kesehatan, pendidikan, perempuan, lingkungan …

Bupati Resmikan Kantor Kampung

DALAM kesempatan kunjungan 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Yalimo, Er Dabi dan Lakius Peyon ke Distrik Benawa, tidak hanya melakukan tatap muka dan mendengar aspirasi masyarakat, tetapi juga melakukan beberapa agenda yang telah disiapkan oleh masyarakat. Dua diantaranya, meninjau lokasi pembangunan dermaga Sungai Mamberamo di Kampung Naira dan peresmian beberapa kantor kepala kampung yang telah dibangun oleh masyarakat di Distrik Benawa. Kunjungan kerja ke Distrik Benawa itu merupakan yang pertama setelah Er Dabi dan Lakius Peyon dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Yalimo periode 2016 – 2021 oleh Gubernur Papua Lukas Enembe pada Jumat, 15 Juli 2016 lalu di Elelim. Kunjungan itu dilakukan dalam kerangka Program 100 Hari Kerja mereka memimpin kabupaten itu. Distrik Benawa memiliki 37 kampung, tapi tidak semua kampung itu memiliki kantor. Sehingga pada Tahun Anggaran 2016 sebagian kampung menggunakan dana kampung untuk membangun kantor kepala kampung. Jarak antarkampung …