Skip to main content

Bupati Resmikan Kantor Kampung


DALAM kesempatan kunjungan 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Yalimo, Er Dabi dan Lakius Peyon ke Distrik Benawa, tidak hanya melakukan tatap muka dan mendengar aspirasi masyarakat, tetapi juga melakukan beberapa agenda yang telah disiapkan oleh masyarakat. Dua diantaranya, meninjau lokasi pembangunan dermaga Sungai Mamberamo di Kampung Naira dan peresmian beberapa kantor kepala kampung yang telah dibangun oleh masyarakat di Distrik Benawa.
Kunjungan kerja ke Distrik Benawa itu merupakan yang pertama setelah Er Dabi dan Lakius Peyon dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Yalimo periode 2016 – 2021 oleh Gubernur Papua Lukas Enembe pada Jumat, 15 Juli 2016 lalu di Elelim. Kunjungan itu dilakukan dalam kerangka Program 100 Hari Kerja mereka memimpin kabupaten itu.
Distrik Benawa memiliki 37 kampung, tapi tidak semua kampung itu memiliki kantor. Sehingga pada Tahun Anggaran 2016 sebagian kampung menggunakan dana kampung untuk membangun kantor kepala kampung. Jarak antarkampung di wilayah Distrik Benawa ini sangat berjauhan. Untuk mencapainya hanya bisa dengan berjalan kaki dan menggunakan sampan melintasi sungai selama beberapa hari.
Kondisi geografis antarkampung di wilayah Benawa yang sulit ini membuat, Bupati dan Wakil Bupati Yalimo, Er Dabi dan Lakius Peyon secara simbolis meresmikan kantor Kampung Nungkere untuk semua kantor kepala kampung yang baru dibangun pada 2016.

Dengan diresmikannya kantor Kampung Nungkere ini, maka semua kantor kampung lain yang baru dibangun pada tahun anggaran ini sudah diresmikan, sehingga boleh digunakan untuk melayani masyarakat”, ujar Bupati Yalimo Er Dabi menggunting pita selubung papan nama kantor Kampung Nungkere, pada Jumat 4 Novemebr 2016 pukul 20.00 malam.
Peresmian kantor kepala Kampung Nungkere dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati didampingi Ketua DPRD Yalimo Nahor Yare dan beberapa kepala satuan kerja perangkat daerah.
Kantor kampung itu dibangun secara swadaya masyarakat menggunakan dana kampung. Nahor Yare sambil membuka pintu kantor Kampung Nungkere mengatakan, “saya membuka pintu kantor ini untuk selama-lamanya”.
Sementara Bupati Yalimo Er Dabi dalam sambutannya sebelum membuka selubung papan nama kantor mengatakan setelah pintu kantor ini dibuka dan kepala kampung bersama aparatnya harus duduk dan melayani masyarakat. Jangan hari ini buka dan besok tutup lalu kepala kampung pergi tinggal di kota. Karena selama ini banyak kantor kepala kampung yang tidak pernah dibuka karena kepala kampung dan aparatnya pergi tinggal di kota. “Nanti saat ada kunjungan bupati baru rame-rame datang ke kampung”.
Dengan diresmikannya kantor Kampung Nungkere ini, maka semua kantor kampung yang ada di wilayah Distrik Benawa yang baru dibangun dalam tahun anggaran 2016 sudah resmi dan boleh digunakan untuk melayani berbagai kebutuhan masyarakat kampung.
Di dalam kota Pusat pemerintahan Distrik Benawa memiliki dua Kampung: Ampera dan Nungkere. Jalan Trans Papua yang menghubungkan Jayapura, Elelim, Wamena dan seterusnya ke Ilaga dan Mulia membelah di tengah dua kampung ini. Kantor Kampung Nungkere berada di sisi kiri Jalan Trans Papua.
Letak kantor Kampung Nungkere sangat strategis, sehingga Bupati Yalimo Er Dabi mengingatkan kepala kampung dan aparatnya agar tidak boleh meninggalkan kantor. Hari ini pintu dibuka dan terbuka terus untuk melayani masyarakat.
Jadi, jangan setelah diresmikan, kepala kampung tinggalkan kantor ini dan naik mobil pergi tinggal di Jayapura sampai rumput tumbuh tutup kantor ini. Saya harap kantor ini digunakan untuk mengelola dana desa untuk kesejahteraan rakyat Kampung Nungkere”.
Selubung papan nama kantor kepala kampung dibuka oleh Bupati dan Ketua DPRD serta disaksikan Wakil Bupati Yalimo, Lakius Peyon bersama para kepala dinas dan masyarakat Kampung Nungkere.

paskalis keagop


Comments

Popular posts from this blog

Perjalanan Seratus Hari Terakhir

Setelah dilantik menjadi Bupati, Er Dabi memulai agenda Seratus Hari Kerja pertamanya dengan melakukan perjalanan dari distrik ke distrik untuk menjaring aspirasi masyarakat guna memulai pembangunan periode kedua kepemimpinannya di Yalimo. Ternyata, perjalanan menemui masyarakatnya ini merupakan yang terakhir sebelum dipanggil Tuhan. 

AGENDA pertama yang dikerjakan Er Dabi setelah dilantik jadi Bupati Yalimo pada keesokkan harinya, Sabtu 16 Juli 2016 adalah meletakkan batu pertama pembangunan gedung Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Bakal Klasis Yalimo Utara Jemaat Filial Holik Pisilek Distrik Elelim.

Peletakkan pembangunan gedung gereja itu didampingi Wakil Bupati Yalimo, Lakius Peyon, Ketua DPRD Nahor Yare dan beberapa anggota Dewan serta kepala satuan kerja perangkat daerah. Masyarakat Yalimo Utara hadir meramaikan acara itu.

Peletakkan batu pertama pembangunan gedung gereja itu menjadi agenda pertama pasangan bupati dan wakil bupati Yalimo periode 2016 – 2021 karena di lokasi i…

Dukun Asmat, Tragedi Misi Kemanusiaan Indonesia

Ini adalah judul buku yang mencatat mengenai berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat Asmat. Buku ini juga mencatat, perilaku hidup sehat yang sangat rendah serta pandangan masyarakat tentang sakit akibat penyakit yang kerap dikaitkan dengan budaya. Itu menjadi tantangan pembangunan kesehatan di Kabupaten Asmat.

DUKUN Asmat, Tragedi Misi Kemanusiaan Indonesia. merupakan buku pertama yang khusus mengenai kondisi kesehatan di Kabupaten Asmat yang ditulis oleh seorang wartawan freelance, bernama Willem Bobi. Dalam kurun kurang dari empat tahun ia pernah menjadi kontributor berita di Tabloid Suara Perempuan Papua, yang kadang dikirimnya dari Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiayai, Nabire dan Asmat.

Selain itu, dia juga menjadi freelance di beberapa media massa di Mimika, Nabire dan Jayapura, seperti surat kabar Jubi cetak dan online serta Papua Post Nabire. Berita-berita yang lebih dominan ditulis Willem Bobi, adalah persoalan kesehatan, pendidikan, perempuan, lingkungan …